Setelah saya membaca majalah Nurul Hayat disitu ada judul bagus menurut saya “MENDIDIK ANAK MENJADI ENTERPRENEUR” saya tertarik dengan judul ini ketika kita singgungkan hal tersebut pada fenomena yang ada dihadapan kita pasti banyak kita temui misalnya seperti ini:
Rina(nama samara)adalah mahasiswi dari kalangan orang berada jadi untuk biaya kuliah dan sehari-harinya tinggal minta orang tua ketika Rina ingin bekerja orang tuanya pun tidak memperbolehkanya karena mereka merasa bisa dan mampu membiayai Rina . untuk ke depanya pun Rina menjadi sosok yang manja karena segala keperluanya dan keinginanya bisa ia dapatkan dari orang tuanya. Akhirnya ketika dia lulus kuliah dia pun kebingungan karena tidak ada pengalaman yang dia punya . padahal untuk bekerja dimanapun yang diutamakan adalah pengalaman bukan seberapa tinggi nilai Ipk dia . so jangan segan-segan untuk mencari pengalaman sejak dini . karena sebuah pengalaman akan memberikan banyak peran untuk kesuksesanmu kedepan.
Orang tua itu wajar jika tidak memperbolehkan anaknya untuk bekerja ketika kuliah karena mereka takut anaknya tidak consent dalam study-ya tapi kita sebagai anak salahkah jika kita memberikan yang lebih bagi kita ? bahkan jika kita bisa memberikan yang lebih bagi orang tua pastilah orang tua akan bangga pada kita. Bukankah begitu?
Kita semua yakin kesuksesan itu tidak akan datang tanpa jerih payah. Kita coba belajar bisnis mulai dari sekarang apapun itu yang penting halal niscaya ketika besar kita akan jadi Enterpreneur Amin….
Laa ta’jal ‘amalal yaum hattalghod (jangan tunda pekerjaan hari ini sampai besok) Jika kau bisa lakukan itu sekarang kenapa menunggu besok???
Lahir, bayi,anak-anak,remaja,dewasa,menikah,punya anak,tua,meninggal itulah perjalanan hidup manusia yang paling simple. Kita hidup di dunia hanya sementara sedangkan hidup yang abadi adalah kelah di akhirat so kalau kita tidak bisa memenej waktu kita dengan sebaik-baiknya maka alamatnya kita akan menjadi orang yang rugi di dunia dan di akhirat na’udzubillah min syarri dzaalik . menejemen dalam menjalani hidup ini sangat penting sesibuk apapun kita kalau kita bisa memenej dengan baik maka kegiatan kita tidak akan terbengkalai.
Masalah dalam kehidupan itu pasti ada kalau kita kemudian larut dalam kesedihan dalam menghadapi masalah hidup maka sebenarnya kita menghilangkan kesempatan-kesempatan yang lain kita untuk berbahagia.so ketika di timpa masalah yang harus kita lakukan adalah menghadapinya dengan khusnuddzan (berbaik sangka) kepada Allah , hadapi masalah itu dengan hati yang tenang, dan lakukan prosedurnya dengan baik, serta pasrah dan yakin bahwa Allah sedang mencoba kekuatan iman kita karena Dia saying pada kita insyaAllah dengan jalan ini masalah satu demi satu akan terselesaikan dengan baik dan kebahagiaan akan datang setelah itu. Bi idznillah (dengan izin Allah)
Dalam menjalani hidup seyogyanya kita tidak ambil pusing di dalam menghadap permasalahan apapun , berpikir simpel, efisien dan take action (segera lakukan).
Contoh:
1.Di dalam memenej waktu di dalam menyelesaikan tugas kuliah. Jika mendapat tugas dari dosen jangan terlalu lama berpikir tapi dikerjakan itulah solusinya nah dalam proses mengerjakan tugas tersebut baru menemukan solusi.
2.Kuliah sambil kerja is ok. Fokus dalam kuliah saja tentu akan membuat kita bosan karena hidup kita kurang bervariasi. Ada waktunya untuk fokus ke kulia,ada waktunya kita Happy Fun, ada waktunya kita member manfaat pada orang-orang di sekeliling kita dan ada waktunya kita memanjakan diri dengan istirahat , merawat tubuh dan seterusnya.
3.Dalam menghadapi musibah yang menimpah kita misalnya: lagi bokek, kehilangan barang yang kita anggap penting, lagi di cuwekin sama orang lain dan seterusnya . ingat itulah hidup ada senang ada sedih. Roda terus berputar ada kalanya kita diatas adakalanya kita dibawah, adakalanya kita malas ada kalanya kita semangat ya memang seperti itu hidup yang harus kita lakukan adalah jangan takut untuk menghadapinya kita harus berani menanggung resiko , mencari solusi dan tidak malubertanya pada orang lain tentang apa yang harus kita lakukan dalam hal ini, hal itu dan seterusnya
4.Hidup di dunia tidak selama-lamanya mari isi kehidupan kita dengan hal-hal yang bermanfaat yang bisa menambah ilmu dan pengalaman kita dan bisa menjadikan kita lebih dewasa.
5.Dan seterusnya
Ingat kita itu hidup ya pastilah ada aja yang akan kita hadapi baik itu suka, duka, canda, tawa, tangis dan lain-lain berpikir itu yang simpel saja dech Allah tahu yang kita rasakan, Allah tahu yang terbaik pada kita so jalani hidup dengan tenang , tentram, tapi juga berani menanggung resiko apapun .
Ada-ada saja pristiwa yang terjadi akhir-akhir ini , tindak kriminalitas di dunia ini semakin meningkat ada yang berupa pembunuhan, pencabulan, pemerkosaan dan masih hangat berita ini adanya bom masjid yang dilakukan oleh seorang muslim sebutlah syarif namanya , yaitu seusai dia melakukanshalat jum’at di masjid tanpa dicurigai oleh jama’ah shalat yang lain begitu saja terjadi ledakan bom yang sangat mengagetkan jama’ah shalat saat itu. Sehingga menimbulkan banyak korban yang luka-luka . apa yang menyebabkan sarif melakukan bom bunuh diri ini?
Sepintas ketika melihat foto syarif seakan-akan dia bukan orang normal dan punya kelainan dari segi psikisnya benarkah itu? Ada info yang mengatakan pula bahwa syarif mempunyai istri dan sedang hamil apakah dia tidak memikirkan masa depan anaknya kelak? Apakah dia juga tidak berpikir bahwa perbuatannya akan membuat banyak orang jadi korban dan cemas terutama bagi orang islam?
Terpintas di benak saya apakah syarif menganggap mungkin ini adalah bentuk jihad ? Apakah boleh jihad dilakukan dengan mengakibatkan banyak madhorot (bahaya) dan mengorbankan muslim lain ? dalam Al-qur’an disebutkan :
“wa jaahiduu fillaahi haqqo jihaadih”
Dan berjihadlah karena Allah dengan sebaik-baiknya jihad.
Allah sang pencipta alam menyuruh umat islam untuk berjihad konteksnya adalah memerangi orang-orang kafir bukan memerangikalangan kita sendiri yaitu orang-orang islam. Sekarang kita korelasikan dengan perbuatan yang dilakukan oleh syarif yang nama lengkapnya adalahMuchamad Syarif Astanagarif mari kita bandingkan antara madhorot (bahaya) dan mafsadahnya(manfaatnya). Termasuk manfaatnya : sesuai dengan kesaksian ayahnya yang bernama Abdul Ghofur mengatakan bahwa “ Anaknya telah banyak berubah semenjak dia ikut sekelompok aliran islam garis keras sejak tahun 2009 yang lalu “ walaupun ayahnya pun tidak tahu siapa mereka yang membuat anaknya jadi seperti itu . kalau kita memandang dengan kacama ketaatan dalam beragama syarif termasuk baik karena semenjak dia ikut aliran tersebut dia benar-benar berubah baik dari cara berpakaianya yang semula biasa-biasa saja dia mulai memakai jubah, dan menfokuskan hidupnya untuk jihad di jalan Allah (menurut prespektifnya dan golongan aliran keras tadi) . tapi darisegi madhorot (dampak negative) dari perbuatanya yaitu bom bunuh diri di masjid Adz-Dzikro Cirebon juga lebih banyak : rasa perhatian terhadap anak yang ada di kandungan istrinya ketika di tinggal oleh sosok ayah, korban-korban lain yang terluka disebabkan bom tersebut yang tidak berdosa, kerusakan masjid sebagai rumah Allah, pandangan orang non muslim terhadap muslim tentunya akan membuat pandangan mereka terhdap islam adalah agama yang kerasdan banyak lagi yang lainya.
Melihat fenomena ini kita harus bisa mengambil I’tibar (hikmah ) di balik kejadian ini dan harus lebih hati-hati terhadap pendidikan agama terhadap generasi bangsa ini, karena dengan perkembangan zaman ini berkembang pula golongan-golongan sesat yang salah fahamdalam mengartikanmaksud perintah Allah dalam Al-qur’an khususnya dalam masalah jihad karena tidak didasari bekal agama yang kuat sejak kecil,apa hikmah yang bisa kita petik dari kejadian bom bunuh diri yang dilakukan oleh Syarif ini, diantaranya:
1.Sebagai orang tua kita harus membekali anak-anak kita dengan dasar agama yang kuat sejak kecil sehingga ketika tumbuh besar mereka tidak mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran sesat yang ada karena dasar agama mereka yang sudah kuat dan tahu manakah aliran yang benar dan salah sesuai dengan perintah Allah SWT.
2.Jangan salah dalam mengartikan makna jihad , jangan sampai kita memaknahi jihad dengan mengenyampingkan mashlahah(kebaikan) yang lain. Jihad itu memang berorientasi untuk meluhurkan agama Allah di muka bumi ini untuk menghilangkan segala kemungkaran yang ada di bumi tapi caranya bukan berarti dengan mengorbankan nyawa orang lain, menimbulkan kerusakan-kerusakan di bumi, dan merugikan banyak orang . akan tetapi dengan jalan damai .
3.Semua permasalahan dalam masyarakat mari kita cari solusinya dengan jalan musyawarah, bukan dengan pertumpahan darah dan kekerasan yang lainya.
4.Jangan mudah percaya dengan golongan-golongan yang telah banyak muncul di zaman ini meskipun secara dzahirnya (penampilanya) mereka layaknya orang-orang yang sangat mendalam ilmunya dalam agama islam tidak berarti mereka benar dan harus kita benarkan seluruh dakwah-dakwanya, dengan cara kita harus bisa menfilter manakah yang benar kita ikuti dan manakah yang tidak layak untuk kita ikuti.
5.Bersatu untuk bersama-bersama menciptakan ketentraman hidup beragama , dengan tidak hanya mengutamakan hubungan baik kita kepada pencipta akan tetapi juga kita harus memperhatikan bagaiman kita bermu’amalah (berhubungan) dalam masyarakat intinya antara hubungan kita pada sang pencipta dan kepada makhluk Allah harus balance (seimbang).
6.Dan masih banyak lagi hikmah-hikmah yang dapat kita ambil dari pristiwa bom masjid ini.
Kemudian jika kita menilik kehidupan para mahasiswa dan mahasiswi penerus bangsa bagaimana peran kita dalam menanggapi permasalahan masyarakat tersebut? Apakah kita hanya menjadi pengamat keadaan sosial masyarakat tanpa melakukan hal apapun? Tidak yang bisa kita lakukan dalam membantu meminimalisir persoalan-persoalan adalah sebagai berikut:
1.Menyadari bahwa kita adalah generasi penerus bangsa dan juga bisa berperan untuk bangsa walaupun tidak dengan mendapatkan jabatan tinggi di dalam pemerintah. Yaitu dengan semangat belajar, salaing tolong menolong antar sesama,saling menasihati antar sesama dalam kebaikan.
2.Mempunyai perhatian besar terhadap persoalan agama meskipun pada kenyataanya kita tidak mendalami pengetahun agama di bangku kuliah yaitu dengan rajin dan semangat dalam menggali ilmu agama dimanapun, kapanpun dan dari siapapun dengan menfilter terlebih dahulu manakah yang perlu kita ikuti dan tidak.
3.Jadilah mahasiswa dan mahasiswi yang pekah terhadap persoalan masyarakat, tidak menutup mata, menutup diri dalam ikut serta memikirkan solusi permasalahan-permasalahan tersebut.
4.Dst
Demikian mungkin tanggapan kami dalam memandang permasalahan bom masjid di Cirebon moga bangsa ini kedepanya lebih baik . Amin.